Jakarta, sthm.ac.id – Mahasiswa Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) melaksanakan sidang tesis sebagai salah satu syarat akademik untuk meraih gelar Magister Hukum (M.H.), bertempat di Ruang Sidang STHM, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Selasa (30/9/25).
.jpg)
STHM tidak hanya berkomitmen mencetak sarjana hukum yang berkualitas, tetapi juga melahirkan lulusan magister hukum yang unggul. Saat ini, Program Pascasarjana STHM memiliki dua konsentrasi utama, yakni Hukum Militer dan Hukum Kesehatan.
Setelah menempuh proses perkuliahan selama hampir dua tahun, dibimbing oleh Para Guru Besar dan Dosen berpengalaman serta melaksanakan penelitian ilmiah, Para Mahasiswa kini menghadapi sidang tesis sebagai bentuk pertanggungjawaban akademis mereka. Para Penguji yang hadir merupakan Dosen STHM yang tidak hanya mumpuni di bidang akademik, tetapi juga memiliki pengalaman sebagai praktisi hukum.
Pelaksanaan sidang tesis di STHM pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan perguruan tinggi lain, namun memiliki ciri khas kemiliteran. Sebelum sidang dimulai, Mahasiswa memberikan penghormatan kepada Ketua Sidang sebagai wujud tata krama akademik dan tradisi militer. Selanjutnya, Mahasiswa menyampaikan laporan kesiapan sidang, mempresentasikan hasil penelitian, dan menjawab pertanyaan dari Tim Penguji.
Pada akhir sidang, Mahasiswa kembali melaksanakan laporan serta memberikan penghormatan penutup kepada Ketua Sidang dan Para Penguji. Bagi mahasiswa yang dinyatakan lulus, akan diberikan penyematan syal sebagai simbol kelulusan dan tanda pencapaian akademik sebelum meraih gelar Magister Hukum.
(Pen STHM)